Implementasi Profesionalisme dan Etika Pada Perencanaan Struktur Bangunan Toko Ritel Dengan Sistem Rangka Baja Pemikul Momen Khusus di Daerah Pantai Bali
DOI:
https://doi.org/10.9744/jdip.4.2.1-6Keywords:
Profesionalisme, Etika Keinsinyuran, Struktur Baja Tahan Gempa, SRPMK, SCWBAbstract
Bangunan ritel di wilayah rawan gempa memerlukan sistem struktur tahan gempa dengan tingkat daktilitas dan keandalan yang tinggi. Dalam praktik perencanaan struktur, penerapan ketentuan teknis seringkali dihadapkan pada tekanan non-teknis seperti tuntutan efisiensi biaya, permintaan perubahan desain, dan preferensi pemilik proyek yang berpotensi menimbulkan dilema profesional. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan profesionalisme dan etika keinsinyuran dalam proses perencanaan struktur bangunan ritel berbasis baja di wilayah pesisir Bali, dengan fokus pada pemenuhan persyaratan Sistem Rangka Baja Pemikul Momen Khusus (SRPMK) sesuai SNI 7860:2020. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan analitis-kualitatif berdasarkan dokumen perencanaan, evaluasi desain, dan komunikasi teknis proyek. Analisis dilakukan dengan membandingkan alternatif desain struktur terhadap ketentuan SNI terkait serta prinsip profesionalisme dan etika keinsinyuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa usulan perubahan desain tidak memenuhi persyaratan daktilitas dan prinsip Strong Column Weak Beam sehingga berpotensi menurunkan kinerja seismik struktur, sementara efisiensi desain dapat dicapai melalui penyesuaian parameter perencanaan yang sah tanpa mengurangi aspek keselamatan. Studi ini menegaskan bahwa penerapan profesionalisme dan etika keinsinyuran, sebagaimana diamanatkan dalam Kode Etik Insinyur, berperan penting dalam menjaga integritas desain dan keselamatan publik.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Michel Danny Bryan Lunardi, Surya Hermawan, Zulhimi Bangkit

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


